KEDU UTARA, TEMANGGUNG (04/08/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara menjalin koordinasi dengan Pemerintah Desa Kemuning, Kecamatan Candiroto, terkait rencana kerja sama kemitraan produktif dalam pengembangan wisata Eco Tour Edukasi di kawasan hutan wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Candiroto, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Candiroto, pada Sabtu (01/08). Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Perhutani dalam menghadirkan pengelolaan hutan yang lestari melalui kolaborasi dengan para pemangku kepentingan.
Koordinasi tersebut menjadi langkah awal membangun sinergi antara Perhutani dan Pemerintah Desa Kemuning untuk menghadirkan wisata berbasis edukasi dan konservasi yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar hutan, sekaligus menjaga keberlanjutan fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan.
Administratur KPH Kedu Utara Dimyati menyampaikan bahwa Perhutani terus membuka ruang kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadirkan berbagai inovasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengurangi fungsi kelestarian hutan.
“Kemitraan produktif merupakan salah satu langkah nyata Perhutani dalam mewujudkan hutan lestari. Perhutani terbuka terhadap berbagai inovasi yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar hutan, namun tetap mengedepankan prinsip konservasi, perlindungan keanekaragaman hayati, dan pengelolaan hutan yang berkelanjutan,” ujar Dimyati.
Sementara itu, Sekretaris Desa Kemuning Supadi mengapresiasi inisiatif Perhutani yang melibatkan pemerintah desa dalam rencana pengembangan wisata Eco Tour Edukasi. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi peluang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kesadaran bersama akan pentingnya menjaga hutan.
“Hutan alam sekunder di Desa Kemuning merupakan kekayaan yang harus dijaga bersama. Masyarakat mendukung penuh rencana pengembangan wisata Eco Tour Edukasi karena tidak hanya membuka peluang ekonomi, tetapi juga mengajak semua pihak untuk semakin peduli terhadap kelestarian hutan dan satwa yang hidup di dalamnya,” ungkap Supadi.
Melalui sinergi ini, Perhutani dan Pemerintah Desa Kemuning optimistis pengembangan wisata Eco Tour Edukasi dapat menjadi contoh kemitraan produktif yang mampu menyeimbangkan aspek konservasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat. Dengan demikian, upaya mewujudkan hutan lestari diharapkan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar hutan. (Kdu/Nurul)
Editor: Diono
Copyright © 2026
















Leave a Reply