KEDU UTARA, WONOSOBO (10/07/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara bersama Tim Tiket PT Manggala Teknologi Nusantara (MTN) melaksanakan koordinasi sekaligus pendampingan penerapan aplikasi tiket pendakian di Basecamp Sigedang, jalur pendakian Gunung Sindoro yang berada di kawasan hutan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sigedang, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wonosobo. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (09/07) tersebut bertujuan mendukung pengelolaan pendakian yang lebih tertib, transparan, dan berbasis digital sehingga pelayanan kepada para pendaki semakin optimal.
Kegiatan koordinasi diikuti oleh jajaran Perhutani, Tim Tiket PT Manggala Teknologi Nusantara, serta pengelola Basecamp Sigedang. Dalam kesempatan tersebut dilakukan sosialisasi mengenai mekanisme penggunaan aplikasi tiket pendakian, mulai dari proses registrasi pendaki, verifikasi data, pencatatan kunjungan, hingga pelaporan secara digital. Tim PT MTN juga memberikan pendampingan teknis kepada petugas basecamp agar mampu mengoperasikan aplikasi secara optimal dalam pelayanan sehari-hari.
Penerapan sistem tiket berbasis aplikasi diharapkan mampu meningkatkan akurasi data kunjungan pendaki, mempercepat proses administrasi, serta mendukung pengawasan aktivitas pendakian di kawasan hutan. Selain itu, sistem digital ini menjadi salah satu upaya meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat yang memanfaatkan jalur pendakian Gunung Sindoro melalui Basecamp Sigedang.
Administratur KPH Kedu Utara melalui Kepala BKPH Wonosobo, Naufal Rafif, menyampaikan bahwa Perhutani mendukung penuh transformasi digital dalam pengelolaan wisata alam dan pendakian gunung di kawasan hutan negara.
“Perhutani siap mendampingi pengelola Basecamp Sigedang dalam menerapkan aplikasi tiket pendakian. Kami berharap sistem ini dapat berjalan dengan baik sehingga pelayanan kepada pendaki semakin efektif, data kunjungan lebih akurat, serta pengelolaan kawasan hutan dapat dilakukan secara lebih tertib dan profesional. Kolaborasi bersama PT Manggala Teknologi Nusantara merupakan langkah positif dalam mendukung pengelolaan wisata alam yang berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Tim Tiket PT Manggala Teknologi Nusantara, Haryo, menjelaskan bahwa pendampingan dilakukan agar seluruh petugas basecamp memahami alur penggunaan aplikasi secara menyeluruh sehingga implementasinya dapat berjalan secara optimal.
“Kami hadir untuk memberikan pendampingan teknis kepada pengelola Basecamp Sigedang, mulai dari proses registrasi hingga pengelolaan data pendaki. Harapannya, aplikasi ini dapat dimanfaatkan secara maksimal sehingga pelayanan menjadi lebih cepat, mudah, dan seluruh data pendaki terdokumentasi dengan baik. Sinergi bersama Perhutani menjadi faktor penting dalam keberhasilan penerapan sistem digital ini,” jelas Haryo.
Ketua Basecamp Sigedang, Mualimin, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Perhutani dan PT Manggala Teknologi Nusantara. Menurutnya, penerapan aplikasi tiket pendakian merupakan langkah maju dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada para pendaki.
“Kami menyambut baik pendampingan ini karena memberikan pemahaman langsung kepada petugas basecamp dalam mengoperasikan aplikasi tiket pendakian. Dengan sistem digital, pelayanan akan semakin tertata, proses administrasi menjadi lebih mudah, dan data pendaki dapat tercatat secara akurat. Kami siap bekerja sama dengan Perhutani dan PT Manggala Teknologi Nusantara agar penerapan aplikasi ini berjalan secara optimal,” ungkap Mualimin.
Melalui sinergi antara Perhutani, PT Manggala Teknologi Nusantara, dan pengelola Basecamp Sigedang, diharapkan penerapan aplikasi tiket pendakian dapat mendukung tata kelola pendakian Gunung Sindoro yang semakin modern, profesional, dan akuntabel. Upaya ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada pendaki sekaligus mendukung kelestarian kawasan hutan secara berkelanjutan. (Kdu/Nurul)
Editor: Diono
Copyright © 2026
















Leave a Reply