Perhutani KPH Pati Dorong Produksi Getah Pinus Berkelanjutan melalui Sinergi dengan Penyadap

PATI (29/05/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pati melaksanakan pertemuan sekaligus silaturahmi dengan para penyadap getah pinus di Tempat Penimbunan Getah (TPG) Pangonan, Desa Gunungsari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Kamis (29/05).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari monitoring rutin produksi getah pinus untuk memastikan proses penyadapan berjalan optimal sesuai kaidah teknis kehutanan serta tetap menjaga kelestarian pohon. Pengawasan dilakukan melalui pengecekan lapangan hingga evaluasi data, sebagai upaya peningkatan produksi sekaligus mendorong kesejahteraan para penyadap di wilayah kerja KPH Pati.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Administratur KPH Pati, Sukmono Edwi Susanto, didampingi Kepala Seksi Pengelolaan Sumber Daya Hutan (PSDH), Syahari, dan Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Regaloh, Muntoha, beserta jajaran petugas lapangan. Kegiatan juga dihadiri para penyadap getah pinus, yakni Sanaji, Kasmani, Slamet, dan Karyadi, warga Desa Gunungsari, di TPG Pangonan petak 36 RPH Pangonan BKPH Regaloh.

Pertemuan tersebut menjadi sarana komunikasi, evaluasi, dan pembinaan antara Perhutani dan para penyadap. Berbagai hal dibahas, mulai dari peningkatan produksi getah pinus, teknik penyadapan yang benar, keselamatan kerja, hingga upaya peningkatan pendapatan penyadap.

Di tengah kondisi cuaca yang masih hujan serta adanya kegiatan masyarakat seperti sedekah bumi, manajemen KPH Pati tetap turun langsung ke lapangan untuk bersilaturahmi dengan para penyadap sebagai bentuk komitmen pembinaan di lapangan.

Administratur KPH Pati, Sukmono Edwi Susanto, menyampaikan bahwa penyadap memiliki peran penting sebagai ujung tombak keberhasilan produksi getah pinus. Oleh karena itu, pembinaan dan komunikasi intensif perlu terus dilakukan agar target produksi dapat tercapai secara optimal.

“Melalui wadah silaturahmi sekaligus evaluasi ini, kami berharap komunikasi yang baik antara Perhutani dan para penyadap terus terjalin. Semangat kerja para penyadap juga diharapkan semakin meningkat sehingga produksi getah pinus dapat optimal dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan, tanpa merusak tegakan pinus,” ujarnya.

Dalam suasana penuh keakraban, para penyadap juga menyampaikan berbagai masukan serta kendala yang dihadapi di lapangan.

Salah satu penyadap, Kasmani, menyampaikan apresiasi atas perhatian Perhutani kepada para penyadap.

“Kami merasa senang karena Perhutani selalu memberikan perhatian kepada penyadap. Kami bisa menyampaikan langsung kondisi di lapangan serta mendapatkan arahan dari pimpinan Perhutani di Pati,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Pati berharap sinergi dengan para penyadap semakin kuat, sehingga target produksi getah pinus dapat tercapai, kesejahteraan masyarakat meningkat, serta pengelolaan hutan berjalan secara optimal dan berkelanjutan. (Pti/Rsw)

Editor: Diono

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *