Kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan lapangan terhadap pelaksanaan tebangan sekaligus memastikan kesiapan hasil produksi kayu di lokasi tebangan. Dalam pelaksanaannya, jajaran Perhutani KPH Pekalongan Timur melakukan pengecekan kondisi lapangan, penataan kayu, batas petak tebangan, serta memastikan proses produksi berjalan sesuai standar operasional prosedur yang berlaku.
Pengecekan lapangan tersebut didampingi langsung oleh Kepala Seksi Produksi dan Ekowisata KPH Pekalongan Timur, Yohan Hariyanto, bersama petugas lapangan dan jajaran BKPH Kesesi. Pada kesempatan itu, tim Perhutani juga bertemu langsung dengan buyer kayu, Kano, guna melakukan komunikasi dan koordinasi terkait hasil produksi kayu di lokasi tebangan.
Administratur KPH Pekalongan Timur melalui Kepala Seksi Produksi dan Ekowisata KPH Pekalongan Timur, Yohan Hariyanto, menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan lapangan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas hasil produksi kayu serta memastikan pelaksanaan kegiatan tebangan berjalan tertib dan sesuai ketentuan.
Menurutnya, pengawasan secara langsung di lapangan juga bertujuan memastikan hasil produksi dapat memenuhi standar kualitas yang diharapkan buyer sehingga mampu mendukung optimalisasi pendapatan perusahaan.
“Pengecekan lapangan ini penting dilakukan untuk memastikan kegiatan produksi berjalan sesuai prosedur, baik dari aspek teknis, administrasi, maupun kualitas hasil tebangan. Selain itu, komunikasi langsung dengan buyer juga menjadi langkah penting untuk menjaga kepercayaan dan sinergi yang baik,” jelas Yohan.
Dalam kegiatan tersebut, buyer kayu, Kano, turut melihat langsung kondisi kayu hasil tebangan di lokasi Petak 31B RPH Brondong. Komunikasi yang terjalin antara Perhutani dan buyer berlangsung dengan baik serta membahas berbagai hal terkait kualitas hasil produksi kayu, penataan kayu di lapangan, hingga mekanisme pelaksanaan kegiatan produksi.
Pihak buyer menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan koordinasi yang dilakukan Perhutani KPH Pekalongan Timur dalam menjaga kualitas hasil produksi kayu. Dengan adanya komunikasi langsung di lapangan, diharapkan proses kerja sama dapat berjalan lebih baik dan memberikan manfaat bagi semua pihak.
Selain melakukan pengecekan terhadap hasil produksi kayu, tim Perhutani juga memberikan arahan kepada petugas lapangan agar selalu memperhatikan aspek keselamatan kerja serta menjaga kelestarian tegakan tinggal di sekitar lokasi tebangan. Hal tersebut menjadi bagian dari komitmen Perhutani dalam menerapkan prinsip pengelolaan hutan lestari secara berkelanjutan.
Kegiatan pengecekan lokasi tebangan berlangsung lancar dan penuh koordinasi. Melalui kegiatan tersebut, Perhutani KPH Pekalongan Timur berharap pelaksanaan produksi hasil hutan kayu dapat terus berjalan optimal, profesional, serta mampu menjaga kualitas hasil produksi guna mendukung keberlanjutan pengelolaan hutan di wilayah kerja KPH Pekalongan Timur. (Pkt/Ran)
Editor: Diono
Copyright © 2026
















Leave a Reply