PEMALANG, (26/05/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pemalang melaksanakan kegiatan evaluasi tanaman tahun 2025 sekaligus sosialisasi aplikasi AppSheet yang dilaksanakan di anak petak 132C seluas 11,8 hektare, tahun tanam 2024 dengan jarak tanam 6 x 4 meter, berlokasi di Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Paduraksa, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Slarang, Bagian Hutan (BH) Bantarbolang, Selasa (26/05).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Perhutani dalam memastikan keberhasilan tanaman hutan sebagai salah satu faktor penting bagi kelestarian sumber daya hutan. Evaluasi dan pemantauan secara berkala menjadi langkah strategis untuk menjaga kualitas dan produktivitas tanaman.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi Madya Pembinaan SDH KPH Pemalang, Kepala Seksi Madya Perencanaan dan Pengembangan Bisnis KPH Pemalang, Kepala Sub Seksi Pembinaan SDH KPH Pemalang, seluruh Kepala BKPH beserta jajaran mandor tanam, serta perwakilan LMDH Lestari Desa Pegongsoran beserta anggota.
Dalam sambutannya, Kepala Seksi Madya Pembinaan SDH KPH Pemalang, Widodo, menjelaskan bahwa Perhutani terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi melalui inovasi digital, salah satunya dengan penerapan aplikasi AppSheet.
“Aplikasi AppSheet ini sangat membantu dalam kegiatan dan pelaporan evaluasi tanaman. Petugas dapat melihat posisi tanaman serta persentase tumbuhnya secara langsung tanpa perlu membawa blangko ke lapangan. Dengan aplikasi ini, proses evaluasi menjadi lebih cepat, akurat, dan efisien,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Madya Perencanaan dan Pengembangan Bisnis KPH Pemalang, Agus Heru Yudyana, menyampaikan bahwa KPH Pemalang nantinya menjadi salah satu KPH sampel di wilayah Divre Jawa Tengah dalam penerapan AppSheet.
“Alhamdulillah, teman-teman di lapangan sudah dapat menggunakan aplikasi dengan baik. Memang masih terdapat sedikit ketidakteraturan titik posisi pohon karena penggunaan satelit sebagai alat bantu, namun hasilnya cukup memuaskan. Bahkan persentase tumbuh tanaman sangat baik. Kami berharap keberhasilan ini dapat dipertahankan hingga akhir daur,” ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan LMDH Lestari Desa Pegongsoran, Sukarno, turut menyampaikan apresiasi kepada Perum Perhutani yang telah memberikan kesempatan kepada masyarakat dalam pengelolaan tanaman sela atau palawija.
“Terima kasih kepada Perhutani atas ruang yang diberikan kepada kami dalam menanam palawija. Kami akan terus mendukung program Perhutani demi kelestarian hutan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Pml/Sks)
Editor: Diono
Copyright © 2026
















Leave a Reply