Perhutani KPH Purwodadi Monitoring dan Evaluasi Tanaman Jati, Pastikan Pertumbuhan Optimal untuk Kelestarian Hutan

PURWODADI, PERHUTANI (30/06/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi terus berkomitmen menjaga keberhasilan pembangunan hutan melalui kegiatan monitoring dan evaluasi tanaman. Komitmen tersebut diwujudkan dengan pelaksanaan monitoring dan evaluasi tanaman jati tahun 2024 di petak 12A seluas 4,5 hektare wilayah RPH Karangasem, BKPH Karangasem, pada Selasa (30/06).

Kegiatan dipimpin oleh Kepala Sub Seksi (KSS) Pembinaan Sumber Daya Hutan (SDH) KPH Purwodadi, Sunaryo, bersama jajaran petugas BKPH Karangasem. Monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman tumbuh dengan baik, mengetahui tingkat keberhasilan penanaman, mengevaluasi kesehatan tanaman, serta mengidentifikasi kebutuhan pemeliharaan lanjutan agar pertumbuhan tanaman berlangsung optimal.

Selain melakukan pengecekan pertumbuhan tanaman, tim juga mengevaluasi kondisi lahan, tingkat persaingan gulma, potensi gangguan hama dan penyakit, serta memastikan kegiatan pemeliharaan yang telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan teknis silvikultur. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Perhutani dalam membangun hutan yang produktif, lestari, dan berkelanjutan.

Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala Sub Seksi Pembinaan SDH, Sunaryo, menyampaikan bahwa monitoring dan evaluasi tanaman merupakan tahapan penting dalam menjamin keberhasilan pembangunan hutan.

“Monitoring ini bertujuan memastikan tanaman jati memiliki tingkat pertumbuhan yang baik sesuai target perusahaan. Hasil evaluasi menjadi dasar dalam menentukan langkah pemeliharaan berikutnya sehingga tanaman dapat tumbuh optimal dan mampu menghasilkan tegakan yang berkualitas. Perhutani berkomitmen terus menjaga kelestarian hutan melalui pengelolaan yang profesional dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BKPH Karangasem, Sri Purwanto, menjelaskan bahwa keberhasilan tanaman tidak hanya ditentukan saat penanaman, tetapi juga melalui pemeliharaan dan pengawasan secara berkesinambungan.

“Kami bersama seluruh petugas lapangan secara rutin melakukan pengawasan terhadap perkembangan tanaman agar setiap kendala dapat segera ditangani. Dengan pemeliharaan yang baik, kami optimistis tanaman jati ini akan tumbuh sehat dan memberikan manfaat ekologis maupun ekonomi di masa mendatang,” katanya.

Dukungan juga datang dari masyarakat sekitar hutan. Marjuki, warga desa sekitar kawasan hutan, mengapresiasi perhatian Perhutani terhadap kelestarian hutan.

“Kami merasa senang karena Perhutani terus merawat tanaman hutan dengan baik. Hutan yang terjaga akan memberikan manfaat bagi lingkungan, menjaga ketersediaan air, serta membuka peluang bagi masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam menjaga kelestariannya,” ungkap Marjuki.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi tanaman secara berkala, Perhutani KPH Purwodadi berharap tingkat keberhasilan pembangunan hutan terus meningkat sehingga fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan, pelestari lingkungan, serta sumber manfaat ekonomi bagi masyarakat dapat terjaga secara berkelanjutan.

Editor : Diono

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *