PURWODADI, PERHUTANI (30/06/2026) | Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keberlanjutan pengelolaan hutan, Perum Perhutani KPH Purwodadi melalui jajaran BKPH Jatipohon melaksanakan kegiatan pengisian kantong plastik (polybag) di lokasi persemaian BKPH Jatipohon, Selasa (30/06). Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam mempersiapkan media tanam bagi bibit-bibit unggul yang akan digunakan pada program penanaman dan rehabilitasi hutan di wilayah kerja KPH Purwodadi.
Kegiatan tersebut melibatkan jajaran petugas Perhutani BKPH Jatipohon bersama tenaga persemaian dengan semangat gotong royong. Pengisian polybag dilakukan menggunakan media tanam yang telah disiapkan sesuai standar teknis, sehingga bibit yang nantinya ditanam memiliki kualitas yang baik dan mampu tumbuh optimal di lapangan.
Persiapan persemaian menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keberhasilan pembangunan hutan. Bibit yang sehat dan berkualitas akan menghasilkan tegakan yang kuat, sehingga mampu memberikan manfaat ekologis, ekonomi, maupun sosial bagi masyarakat di masa mendatang. Selain itu, keberadaan persemaian juga menjadi pondasi dalam mendukung program penghijauan, konservasi tanah dan air, serta menjaga keseimbangan ekosistem hutan.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Jatipohon, Tutut Sugianto, menyampaikan bahwa pengisian kantong plastik bukan sekadar pekerjaan rutin, melainkan investasi jangka panjang bagi kelestarian sumber daya hutan.
“Tahapan pengisian polybag merupakan awal dari proses pembentukan bibit yang berkualitas. Kami memastikan setiap proses dilakukan dengan baik agar menghasilkan bibit yang sehat, kuat, dan siap ditanam pada musim yang tepat. Melalui kegiatan ini, Perhutani terus berkomitmen mendukung pengelolaan hutan secara lestari sehingga manfaat hutan dapat terus dirasakan oleh generasi sekarang maupun generasi yang akan datang. Kelestarian hutan harus dimulai dari proses yang paling mendasar, yaitu penyediaan bibit yang berkualitas,“ ujar Tutut.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan hutan tidak hanya ditentukan saat penanaman di lapangan, tetapi juga bergantung pada kualitas bibit yang dipersiapkan sejak di persemaian. Oleh karena itu, setiap tahapan pekerjaan dilakukan secara teliti dan sesuai prosedur agar tingkat keberhasilan tanaman semakin tinggi.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Ngrijo, Sumarni, mengapresiasi langkah Perhutani yang terus mempersiapkan bibit sebagai upaya menjaga keberlangsungan hutan.
“Kami merasa senang melihat Perhutani terus mempersiapkan bibit untuk penanaman. Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa hutan benar-benar dirawat sejak awal. Kami berharap hutan tetap lestari, lingkungan menjadi lebih hijau, sumber mata air tetap terjaga, dan manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang. Kami siap mendukung setiap kegiatan yang bertujuan menjaga kelestarian hutan,“ ungkapnya sumarni
Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Purwodadi menegaskan komitmennya untuk terus membangun hutan yang produktif sekaligus lestari. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat sekitar hutan, diharapkan proses penyediaan bibit hingga penanaman nantinya mampu meningkatkan kualitas kawasan hutan, memperkuat fungsi konservasi, serta memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan yang berkelanjutan bagi kehidupan masyarakat.
Editor : Diono
















Leave a Reply