Wakil Administratur KPH Surakarta Pirmansyah menyampaikan bahwa pengembangan wisata harus seimbang antara aspek ekonomi, sosial, dan kelestarian lingkungan.
Ia menjelaskan bahwa Perhutani mendukung pengembangan wisata Gunung Lawu sebagai destinasi unggulan daerah. Namun, pengelolaannya harus tetap memperhatikan fungsi kawasan hutan serta ketentuan kerja sama pemanfaatan jasa lingkungan. Sinergi yang baik antara Perhutani dan Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui PUD Aneka Usaha diharapkan dapat mewujudkan pengelolaan yang tertib, profesional, dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Direktur Utama PUD Aneka Usaha Kabupaten Karanganyar Samidi menegaskan kesiapan pihaknya untuk mengelola wisata dengan pendekatan manajemen yang lebih terstruktur. Ia menambahkan bahwa potensi wisata Gunung Lawu sangat besar dan perlu dikelola secara optimal agar dapat meningkatkan daya tarik wisata sekaligus memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah.
Ia menyampaikan komitmennya untuk membangun sistem pengelolaan wisata yang lebih baik, mulai dari penataan fasilitas, peningkatan pelayanan pengunjung, hingga penguatan promosi destinasi wisata Lawu.
Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Setda Karanganyar Dheny Hendrawan menyampaikan dukungan pemerintah daerah terhadap kerja sama tersebut. Ia menekankan pentingnya skema kerja sama yang jelas agar pengelolaan wisata berjalan transparan, tertib administrasi, dan memberikan manfaat nyata bagi daerah.
Melalui pembahasan ini, diharapkan kerja sama antara Perhutani, PUD Aneka Usaha, dan Pemerintah Kabupaten Karanganyar dapat berjalan lebih kuat dan berkelanjutan, sehingga pengembangan wisata Gunung Lawu mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa mengurangi kelestarian lingkungan hutan. (Ska/Mar)
Editor: Diono
Copyright © 2026
















Leave a Reply