MANTINGAN, (12/10/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan melalui Kepala Sub Seksi (KSS) Kemitraan, Bambang Sugiarto, bersama Tenaga Pendamping Masyarakat, Riko Febrian dan Isnina Sa’diyah, serta Kepala Urusan (Kaur) Teknik Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Medang, Anies Tri Widyanto, melaksanakan komunikasi sosial (komsos) dan silaturahmi dengan Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Jati Tunjungsari, Dwi Aris Pujianto, di kediamannya di Desa Tunjungan, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora.
Kunjungan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi, menjaga komunikasi, serta meningkatkan sinergi kemitraan antara Perhutani dan LMDH. Pertemuan ini juga menjadi sarana untuk membahas peluang pengembangan kerja sama yang lebih sinergis dan berkelanjutan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Mewakili Administratur KPH Mantingan, Kepala Sub Seksi Kemitraan, Bambang Sugiarto, menyampaikan apresiasi kepada LMDH Jati Tunjungsari atas konsistensinya dalam menjalin kemitraan dengan Perhutani.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada LMDH Jati Tunjungsari atas konsistensi dan hubungan baik yang selama ini terjalin dengan Perhutani. Melalui kunjungan ini, kami ingin terus menjaga silaturahmi dan komunikasi dengan mitra. Harapan kami, kerja sama yang telah berjalan dapat terus berlanjut dan semakin baik sehingga memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku,” ungkap Bambang.
Ketua LMDH Jati Tunjungsari, Dwi Aris Pujianto, juga menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan komunikasi yang terjalin dengan Perhutani.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan komunikasi yang terjalin dengan Perhutani. Ke depan, kami berharap dapat mengajukan kerja sama yang lebih sinergis untuk mengembangkan potensi LMDH dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutur Dwi Aris Pujianto.
Menanggapi rencana tersebut, Tenaga Pendamping Masyarakat Perhutani KPH Mantingan, Riko Febrian, menyatakan kesiapan untuk mendampingi LMDH Jati Tunjungsari dalam menindaklanjuti rencana pengajuan kerja sama dengan Perhutani.
“Sebagai Tenaga Pendamping Masyarakat yang mendapat tugas dari Perhutani KPH Mantingan, kami siap mendampingi LMDH Jati Tunjungsari dalam proses pengajuan kerja sama dengan Perhutani, mulai dari koordinasi dan penyiapan administrasi hingga tahapan selanjutnya sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku,” jelas Riko.
Perhutani KPH Mantingan berharap komunikasi dan kolaborasi dengan LMDH Jati Tunjungsari dapat terus terjaga. Sinergi antara Perhutani dan masyarakat desa hutan diharapkan mampu mendukung pengelolaan hutan secara lestari sekaligus mendorong terwujudnya kemitraan yang berkelanjutan. (Mnt/Ism)
Editor: Intan
Copyright © 2026
















Leave a Reply