Perhutani Perkuat Perlindungan Hutan melalui Sinergi dengan Dinas Kehutanan dan Masyarakat

PEMALANG, (15/09/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pemalang berkoordinasi dengan Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah V Tegal dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pemalang dalam upaya memperkuat perlindungan kawasan hutan, Senin (14/09).

Perhutani KPH Pemalang membahas strategi penguatan pengamanan hutan, peningkatan peran masyarakat melalui Masyarakat Mitra Polisi Kehutanan (MMP), serta optimalisasi peran Masyarakat Peduli Api (MPA) dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Koordinasi tersebut menjadi langkah penting mengingat kawasan hutan di wilayah KPH Pemalang memiliki kerentanan terhadap gangguan keamanan hutan maupun potensi kebakaran pada musim kemarau.

Administratur KPH Pemalang, Heri Nur Afandi, menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian kawasan hutan.

“Perhutani tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan hutan. Melalui MMP dan MPA, masyarakat desa sekitar hutan dapat berperan aktif dalam kegiatan patroli, pelaporan dini gangguan hutan, serta pencegahan kebakaran. Sinergi ini penting untuk memperkuat sistem pengamanan berbasis partisipasi masyarakat. Perhutani juga menitikberatkan pada pendekatan edukatif dan pemberdayaan masyarakat melalui Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) agar mereka turut berperan aktif sebagai pelindung hutan,” jelasnya.

Perhutani KPH Pemalang menyampaikan bahwa perwakilan CDK Wilayah V Tegal, Sudirman, menyatakan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan aparat desa dan para pemangku kepentingan melalui patroli terpadu.

“Kami juga akan memetakan titik-titik rawan perambahan dan kebakaran hutan sebagai langkah antisipasi dini,” jelasnya.

Perhutani KPH Pemalang menjelaskan bahwa Pendamping LMDH, Baykuni, menyambut baik kolaborasi tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk mendorong peran aktif masyarakat dalam pengelolaan hutan lestari.

“LMDH siap menjadi jembatan komunikasi antara Perhutani dan masyarakat, sekaligus mengoptimalkan program kemitraan kehutanan seperti agroforestry dan ekowisata,” ungkapnya.

Perhutani KPH Pemalang berharap koordinasi tersebut dapat memperkuat dan meningkatkan responsivitas sistem perlindungan hutan terhadap berbagai potensi gangguan. Sinergi antara Perhutani, CDK, dinas terkait, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan pengelolaan hutan yang aman, lestari, dan berkelanjutan sehingga manfaat hutan dapat terus dirasakan oleh masyarakat sekitar maupun generasi mendatang. (Pml/Sks)

Editor: Baim

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *