PEKALONGAN BARAT, BREBES RAYA (01/08/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Salem terus memperkuat sinergi dengan mitra kerja di lapangan. Salah satu upaya yang dilakukan ialah menjalin koordinasi bersama Ketua Kelompok Tani Sadap (KTS) TPG Wangen dalam rangka pengawalan mitra penyadap getah pinus di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Winduasri. Kegiatan pengawalan bersama tersebut dilaksanakan pada Sabtu (01-08-2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan aktivitas penyadapan getah pinus berjalan sesuai ketentuan teknis, menjaga kualitas hasil produksi, serta meningkatkan produktivitas penyadap dengan tetap mengedepankan prinsip kelestarian hutan.
Administratur KPH Pekalongan Barat melalui Kepala RPH Winduasri, Casro, menyampaikan bahwa keberhasilan pencapaian target produksi getah pinus memerlukan sinergi yang kuat antara Perhutani dan para mitra penyadap. Oleh karena itu, komunikasi yang intensif dan pendampingan di lapangan menjadi langkah penting dalam mengawal kegiatan penyadapan.
“Sinergi antara Perhutani dan Ketua KTS TPG Wangen merupakan bagian dari upaya bersama untuk memberikan pendampingan kepada para penyadap, memastikan kegiatan berjalan sesuai prosedur, serta menjaga keberlanjutan produksi getah pinus,” ujarnya.
Selain melakukan pengawalan terhadap aktivitas penyadapan, jajaran BKPH Salem juga mengingatkan para penyadap agar senantiasa menerapkan teknik penyadapan yang benar, menjaga kualitas getah yang dihasilkan, serta berperan aktif dalam menjaga keamanan kawasan hutan dari potensi gangguan maupun kebakaran hutan.
Sementara itu, Ketua KTS TPG Wangen, Solehudin, menyampaikan apresiasi atas pendampingan dan perhatian yang diberikan Perhutani kepada para mitra penyadap. Menurutnya, komunikasi dan koordinasi yang baik menjadi motivasi bagi para penyadap untuk terus meningkatkan hasil produksi sekaligus menjaga kelestarian hutan.
“Kami siap mendukung program Perhutani dalam meningkatkan produksi getah pinus serta terus mengajak seluruh anggota untuk bekerja sesuai ketentuan dan menjaga kelestarian kawasan hutan,” katanya.
Melalui sinergi yang terus diperkuat antara Perhutani BKPH Salem dan KTS TPG Wangen, diharapkan produktivitas getah pinus di wilayah RPH Winduasri terus meningkat, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar hutan, sekaligus mendukung pengelolaan hutan yang lestari dan berkelanjutan. Upaya tersebut sejalan dengan komitmen Perhutani dalam memperkuat kemitraan bersama penyadap guna mengoptimalkan produksi getah pinus. (Pkb/Sgy)
Editor: Diono
Copyright © 2026
















Leave a Reply