Perhutani Serahkan Santunan Asuransi kepada Keluarga Pengunjung Gunung Sumbing

KEDU UTARA, (06/10/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara menyerahkan santunan asuransi kepada keluarga almarhum Dude Kurniawan Pasha, pengunjung wisata pendakian Gunung Sumbing yang meninggal dunia pada 23 Agustus 2026. Santunan tersebut berasal dari Asuransi Jiwa Syariah Kitabisa sebagai bentuk perlindungan bagi pengunjung wisata pendakian. Penyerahan santunan dilaksanakan pada Senin (05/10).

Penyerahan santunan tersebut merupakan bagian dari komitmen Perhutani dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada wisatawan yang berkunjung di kawasan hutan. Perhutani turut memfasilitasi proses pengurusan klaim asuransi hingga hak santunan dapat diterima oleh keluarga almarhum.

Administratur KPH Kedu Utara, Dimyati, melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Temanggung, Youdiyanto, menyampaikan bahwa Perhutani turut memberikan pendampingan kepada keluarga dalam proses pengurusan santunan.

“Perhutani menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum. Perhutani berupaya memberikan pendampingan dalam proses administrasi klaim asuransi agar santunan dapat diterima oleh keluarga. Hal ini menjadi bagian dari komitmen Perhutani dalam memberikan pelayanan terbaik dan memastikan aspek perlindungan bagi pengunjung wisata,” ungkap Youdiyanto.

Sementara itu, perwakilan keluarga almarhum, Sri Widodo, menyampaikan apresiasi atas pendampingan Perhutani dalam proses pengurusan santunan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani yang telah membantu dan mendampingi proses pengurusan klaim hingga santunan dapat diterima keluarga. Bantuan dan perhatian ini sangat berarti bagi kami,” ujar Sri Widodo.

Perhutani berharap keberadaan perlindungan asuransi dapat memberikan rasa aman dan kepastian bagi wisatawan, sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan kegiatan wisata alam yang aman, tertib, dan bertanggung jawab.

Perhutani juga mengimbau seluruh pendaki untuk senantiasa mengutamakan keselamatan, mempersiapkan kondisi fisik dan perlengkapan dengan baik, mematuhi ketentuan pendakian, serta menjaga keamanan selama berada di kawasan hutan. Keselamatan pendaki menjadi hal utama agar aktivitas wisata dapat berlangsung dengan aman dan nyaman. (Kdu/Nurul)

Editor: Baim

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *