PEKALONGAN TIMUR, (05/10/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Doro terus mendorong penggunaan alat sadap mekanik sebagai salah satu upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi kegiatan penyadapan getah pinus di lapangan.
Perhutani KPH Pekalongan Timur melakukan pemantauan penggunaan alat sadap mekanik melalui Kepala BKPH Doro, Slamet Supriyanto. Pemantauan dilakukan secara langsung terhadap penggunaan alat oleh para penyadap di wilayah kerjanya untuk memastikan alat dapat dimanfaatkan dengan baik sekaligus mengetahui manfaatnya dalam mendukung aktivitas penyadapan sehari-hari.
Kepala BKPH Doro, Slamet Supriyanto, menyampaikan bahwa penggunaan alat sadap mekanik merupakan bagian dari upaya mendorong modernisasi peralatan kerja penyadap. Menurutnya, penggunaan alat yang tepat dapat membantu mempermudah pekerjaan di lapangan sekaligus mendukung peningkatan produktivitas.
“Kami tetap mendukung penggunaan alat sadap mekanik oleh para penyadap. Alat ini diharapkan dapat membantu mempermudah pekerjaan, meningkatkan efisiensi, serta memberikan kenyamanan bagi penyadap dalam menjalankan aktivitas penyadapan,” ujar Slamet.
Perhutani KPH Pekalongan Timur melalui penyadap pengguna alat sadap mekanik, Parjo, turut melihat manfaat penggunaan peralatan tersebut dalam kegiatan penyadapan. Menurut Parjo, penggunaan alat sadap mekanik memberikan kemudahan dalam melakukan pekerjaan. Dibandingkan dengan penggunaan peralatan secara konvensional, alat sadap mekanik dinilai lebih praktis dan membantu mempercepat proses pekerjaan.
“Dengan menggunakan alat sadap mekanik, pekerjaan menjadi lebih mudah dan praktis. Kami merasa terbantu karena proses penyadapan dapat dilakukan dengan lebih efektif,” ungkap Parjo.
Perhutani KPH Pekalongan Timur terus memberikan perhatian terhadap pemanfaatan alat sadap mekanik sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas sekaligus memberikan kemudahan kerja bagi para penyadap. Pendampingan dan pemantauan secara langsung di lapangan diperlukan agar penggunaan alat dapat dilakukan secara tepat dan sesuai dengan ketentuan teknis yang berlaku.
Perhutani KPH Pekalongan Timur terus mendorong inovasi dalam kegiatan penyadapan getah pinus dengan tetap memperhatikan kelestarian pohon, kualitas getah, keselamatan kerja, serta peningkatan kesejahteraan penyadap.
Melalui dukungan terhadap pemanfaatan teknologi dan peralatan kerja yang lebih efektif, Perhutani berharap kegiatan penyadapan dapat berjalan semakin optimal dan memberikan manfaat bagi perusahaan maupun para penyadap sebagai mitra kerja di lapangan.
“Alat Tepat, Kerja Lebih Mudah, Produktivitas Getah Meningkat.” (Pkt/Ran)
Editor: Farah
Copyright ©️ 2026
















Leave a Reply