Pesona Karangbolong Culture Festival 2026, Sukses Padukan Keindahan Sagara View dan Budaya Kebumen

KEDU SELATAN (29/6/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Selatan menghadiri Karangbolong Culture Festival 2026 yang diselenggarakan pada Sabtu (27/06) di kawasan wisata Sagara View of Karangbolong, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen. Lokasi tersebut berada di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sikayu, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Gombong Selatan, KPH Kedu Selatan.

Perhutani dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Wakil Administratur/Kepala Sub Kesatuan Pemangkuan Hutan (KSKPH) Yudi Noviar, Kepala Seksi Produksi Agroforestry dan Ekowisata Sutikno, Kepala Sub Seksi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Umum Pujiono, Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Gombong Selatan Gunanto, Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tebo Waliyan, Kepala RPH Sikayu Asmungi, Kepala RPH Redisari Sumardi, serta jajaran lapangan BKPH Gombong Selatan.

Kehadiran Perhutani dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal, pengembangan pariwisata berbasis alam, serta penguatan sinergi antara pengelola kawasan hutan, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Karangbolong Culture Festival yang menjadi agenda tahunan di Sagara View of Karangbolong tersebut juga dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Kebumen, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi terkait, pelaku wisata, komunitas seni budaya, tokoh masyarakat, serta ribuan pengunjung dari berbagai daerah. Berbagai pertunjukan seni tradisional dan atraksi budaya ditampilkan untuk memperkenalkan kekayaan budaya sekaligus potensi wisata pesisir Karangbolong.

Mewakili Administratur KPH Kedu Selatan, Wakil Administratur/KSKPH Yudi Noviar menyampaikan bahwa Perhutani mendukung penuh penyelenggaraan kegiatan budaya yang mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.

“Karangbolong Culture Festival merupakan momentum untuk memperkenalkan potensi wisata alam yang dipadukan dengan kekayaan budaya lokal. Perhutani siap bersinergi dalam mendukung pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat sekaligus tetap menjaga kelestarian hutan dan lingkungan,” ujarnya.

Usai pembukaan acara di kawasan Sagara View of Karangbolong, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pawai budaya dan arak-arakan gunungan hasil bumi yang diikuti berbagai elemen masyarakat. Gunungan yang disusun dari aneka hasil pertanian, perkebunan, dan produk lokal tersebut menjadi simbol rasa syukur atas hasil bumi sekaligus harapan akan keberkahan dan kemakmuran bagi masyarakat Kabupaten Kebumen.

Pawai berlangsung semarak dengan iringan kesenian tradisional, kelompok budaya, serta masyarakat yang mengenakan pakaian adat. Sepanjang rute arak-arakan, masyarakat tampak antusias menyaksikan prosesi yang menjadi salah satu daya tarik utama dalam Karangbolong Culture Festival. Kehadiran gunungan hasil bumi juga mencerminkan eratnya hubungan antara manusia, alam, dan budaya yang harus terus dijaga secara berkelanjutan.

Partisipasi Perhutani dalam kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen perusahaan dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten Kebumen untuk mengembangkan pariwisata berbasis budaya dan alam. Selain memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai penyangga kehidupan dan keberlangsungan sektor pariwisata.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, Perhutani, pelaku wisata, komunitas budaya, dan masyarakat, diharapkan Karangbolong Culture Festival 2026 semakin memperkuat identitas budaya Kabupaten Kebumen, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta mendorong tumbuhnya ekonomi lokal yang berlandaskan pada pelestarian budaya dan pengelolaan sumber daya alam secara lestari. (Kds/Bhs).

Editor: Ulfa

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *