PEKALONGAN TIMUR (06/05/2026) | Perum Perhutani KPH Pekalongan Timur terus memperkuat komitmennya dalam pengembangan wisata berbasis kehutanan melalui penandatanganan kerja sama pengelolaan Bumi Perkemahan (Buper) Linggoasri bersama Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (05/04/2026).
Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Administratur KPH Pekalongan Timur Haris Setiana dengan Pelaksana Tugas Kepala Disporapar Kabupaten Pekalongan Argo Yudho Ismoyo. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Perhutani dan pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi wisata alam di kawasan hutan.
Administratur KPH Pekalongan Timur Haris Setiana menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan fungsi hutan tidak hanya sebagai kawasan produksi dan konservasi, tetapi juga sebagai destinasi wisata yang memberikan nilai tambah secara ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Ia menjelaskan bahwa Buper Linggoasri memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan. Melalui kerja sama ini, Perhutani berupaya menghadirkan pengelolaan wisata yang profesional, terintegrasi, serta tetap mengedepankan prinsip kelestarian hutan.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Perhutani membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan wisata, pengembangan fasilitas, serta menciptakan pengalaman wisata yang aman dan nyaman bagi pengunjung.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Disporapar Kabupaten Pekalongan Argo Yudho Ismoyo menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut. Ia menilai sinergi antara Perhutani dan Disporapar merupakan langkah konkret dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah yang berdaya saing.
Ia juga menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan mampu mendorong pengembangan Buper Linggoasri menjadi destinasi wisata yang lebih menarik, baik dari sisi fasilitas, atraksi, maupun promosi, sehingga kunjungan wisatawan dapat terus meningkat.
Kerja sama ini mencakup berbagai aspek penting, antara lain pengelolaan kawasan wisata, peningkatan sarana dan prasarana, penataan lingkungan, penguatan promosi wisata, serta pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Peran masyarakat menjadi fokus utama agar keberadaan Buper Linggoasri mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi lokal.
Selain itu, kerja sama ini juga diarahkan untuk menciptakan konsep wisata berkelanjutan dengan menjaga keseimbangan antara aspek ekologi, ekonomi, dan sosial. Dengan pengelolaan yang baik, diharapkan Buper Linggoasri mampu menjadi ikon wisata alam di Kabupaten Pekalongan.
Kegiatan penandatanganan berlangsung lancar dan penuh keakraban, dihadiri jajaran manajemen KPH Pekalongan Timur serta perwakilan Disporapar Kabupaten Pekalongan. Hal ini menjadi wujud komitmen bersama dalam membangun sinergi berkelanjutan demi kemajuan sektor pariwisata berbasis kehutanan.
Melalui kerja sama ini, Perhutani KPH Pekalongan Timur optimistis Buper Linggoasri akan semakin berkembang menjadi destinasi wisata unggulan, berdaya saing, serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. (Pkt/Ran)
Editor: Hening
Copyright © 2026
















Leave a Reply