Sokong Industri Gula Nasional, Perhutani KPH Blora Cek Kesiapan Panen Tebu Temani

BLORA (24/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora melaksanakan pendampingan kepada perwakilan PT Rajawali I PG Rejo Agung Madiun dalam rangka pengecekan kesiapan Tebang Muat Angkut (TMA) serta tingkat kemasakan tebu di lokasi Tebu Mandiri Perhutani (Temani) KPH Blora, pada Selasa (23/06).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memastikan kesiapan panen tebu sekaligus mendukung kelancaran pasokan bahan baku untuk musim giling tahun 2026. Pengecekan dilakukan di sejumlah lokasi tanaman tebu yang berada di wilayah kerja KPH Blora, yaitu petak 133 dan petak 131 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Ngawenombo, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngawenombo; petak 55 RPH Gendongan, BKPH Ngapus; serta petak 98 RPH Wotbakah, BKPH Nglawungan.

Tim melakukan pengamatan langsung terhadap kondisi tanaman, tingkat kemasakan tebu, aksesibilitas lokasi, serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung kegiatan TMA.

Kegiatan tersebut diikuti jajaran Perhutani KPH Blora bersama perwakilan PT Rajawali I PG Rejo Agung Madiun sebagai calon penerima pasokan bahan baku tebu. Melalui pengecekan lapangan ini diharapkan dapat diperoleh gambaran yang jelas mengenai potensi produksi tebu serta waktu panen yang tepat agar kualitas rendemen yang dihasilkan dapat optimal.

Administratur KPH Blora melalui Kepala Sub Seksi Agroforestri dan Ekowisata KPH Blora, Alim Sugiarto, menyampaikan apresiasi kepada PT Rajawali I PG Rejo Agung Madiun yang telah melakukan pengecekan secara langsung terhadap tanaman tebu Temani di wilayah KPH Blora.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Rajawali I PG Rejo Agung Madiun yang telah melaksanakan pengecekan terhadap tebu Temani KPH Blora terkait kesiapan Tebang Muat Angkut dan kemasakan tebu. Kegiatan ini sangat penting untuk memastikan proses panen dapat berjalan tepat waktu dan sesuai target. Kami berharap tebu yang ada di KPH Blora dapat segera dipanen sehingga mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pendapatan Perhutani dari sektor agroforestri,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan PT Rajawali I PG Rejo Agung Madiun, Akbar, mengucapkan terima kasih kepada Perhutani atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini.

“Kehadiran kami untuk melakukan pengecekan lapangan bertujuan memastikan kesiapan tebu yang akan memasuki masa panen dan proses pengiriman ke pabrik gula. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut karena keberadaan tebu dari KPH Blora sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan bahan baku pada musim giling tahun 2026. Kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung peningkatan produktivitas sektor agroforestri sekaligus memperkuat kontribusi Perhutani dalam mendukung ketahanan pangan dan industri gula nasional,” ujarnya. (Blr/Ist).

Editor: Hening

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *