Jaga Kelestarian Sembari Rawat Komoditas, Perhutani Kedu Utara Bersama LMDH Garap Potensi Kopi

KEDU UTARA (03/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wana Sejahtera di Desa Larangan Luwok, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung, yang berada di kawasan hutan wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Candiroto, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Candiroto, pada Rabu (01/07).

Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara Perhutani dan masyarakat desa hutan dalam menjaga keamanan kawasan hutan sekaligus menggali potensi pengembangan agroforestri kopi yang selama ini menjadi salah satu sumber penghasilan masyarakat di sekitar hutan.

Dalam pertemuan tersebut, Perhutani mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian dan keamanan kawasan hutan dari berbagai potensi gangguan, seperti pencurian hasil hutan, perambahan, maupun aktivitas lain yang dapat merusak kelestarian hutan. Keamanan kawasan hutan merupakan tanggung jawab bersama agar fungsi ekologis, sosial, dan ekonomi hutan dapat terus dirasakan oleh generasi sekarang maupun generasi mendatang.

Selain membahas aspek keamanan, Perhutani bersama LMDH juga berdiskusi mengenai peluang pengembangan tanaman kopi melalui pola agroforestri yang dinilai mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa mengurangi fungsi utama kawasan hutan sebagai penyangga lingkungan.

Administratur KPH Kedu Utara melalui Kepala Seksi Produksi dan Ekowisata, Alimin, menyampaikan bahwa keberadaan Perhutani di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pengelolaan hutan, tetapi juga memastikan masyarakat sekitar hutan memperoleh manfaat nyata dari keberadaan kawasan hutan.

“Perhutani berkomitmen untuk terus hadir bersama masyarakat desa hutan. Melalui pola kemitraan dan agroforestri, masyarakat dapat memanfaatkan lahan di bawah tegakan secara produktif dan legal sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan tanpa mengabaikan kelestarian hutan. Hutan yang aman dan lestari akan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kopi merupakan salah satu komoditas yang memiliki prospek baik untuk dikembangkan di wilayah Candiroto karena didukung oleh kondisi geografis dan iklim yang sesuai. Dengan demikian, komoditas tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat di sekitar kawasan hutan.

Sementara itu, Ketua LMDH Wana Sejahtera, Sumardi, mengapresiasi perhatian dan pendampingan yang terus diberikan Perhutani kepada masyarakat desa hutan, khususnya dalam pengembangan usaha produktif berbasis kehutanan.

“Kami merasakan manfaat dari keberadaan Perhutani melalui berbagai program kemitraan yang telah berjalan. Selain memberikan akses pemanfaatan lahan secara legal, Perhutani juga terus mendampingi masyarakat dalam menjaga keamanan hutan dan mengembangkan potensi kopi agar memberikan nilai tambah bagi warga,” ungkap Sumardi.

Melalui kegiatan komunikasi sosial tersebut, Perhutani berharap sinergi dengan masyarakat desa hutan semakin kuat sehingga keamanan kawasan hutan tetap terjaga dan potensi agroforestri kopi dapat berkembang menjadi sumber ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar hutan. (Kdu/Nurul)

Editor: Naya

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *