Perhutani Semarang Koordinasikan Rencana Penanaman Balsa Tahun 2027 Bersama Pesanggem di Kedungjati

GROBOGAN (03/11/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Semarang melalui Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tepusan, Bejo Engkrak, bersama Mandor Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kedungjati, Aris Soerojo, melaksanakan komunikasi sosial (komsos) dengan pesanggem terkait rencana penanaman balsa tahun 2027 di petak 105D1, Selasa (03/11). Kegiatan ini dilakukan untuk menyampaikan rencana penanaman sekaligus membangun koordinasi dengan masyarakat yang direncanakan turut membantu pelaksanaannya.

Dalam kegiatan tersebut, Perhutani berdiskusi secara langsung dengan para pesanggem mengenai rencana penanaman balsa yang akan dilaksanakan pada tahun 2027. Komunikasi ini menjadi bagian dari persiapan awal agar masyarakat memperoleh informasi mengenai rencana kegiatan serta memahami peran yang dapat dilakukan dalam mendukung pelaksanaan penanaman.

Koordinasi sejak tahap perencanaan dinilai penting untuk membangun kesamaan pemahaman antara petugas Perhutani dan pesanggem. Melalui komunikasi secara langsung, persiapan kegiatan penanaman diharapkan dapat dilakukan secara terarah sehingga pelaksanaannya berjalan sesuai dengan rencana dan ketentuan yang berlaku.

Kepala BKPH Kedungjati, Musoleh, menyampaikan bahwa komunikasi dengan pesanggem merupakan bagian penting dalam mempersiapkan kegiatan penanaman balsa tahun 2027. Menurutnya, keterlibatan masyarakat sejak tahap perencanaan diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan mendukung kelancaran kegiatan di lapangan.

“Rencana tanaman balsa tahun 2027 perlu dipersiapkan melalui koordinasi yang baik dengan seluruh pihak terkait, termasuk pesanggem yang nantinya akan membantu pelaksanaan penanaman. Kami berharap melalui komunikasi ini, masyarakat dapat memahami rencana kegiatan sehingga persiapan dan pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik,” ujar Musoleh.

Sementara itu, Wahyu, salah satu pesanggem yang direncanakan turut membantu kegiatan penanaman, menyambut baik komunikasi bersama Perhutani. Ia menyampaikan bahwa informasi mengenai rencana penanaman sejak awal membantu masyarakat memahami kegiatan yang akan dilaksanakan.

“Kami menyambut baik adanya komunikasi ini karena dapat mengetahui lebih awal rencana tanaman balsa tahun 2027. Kami berharap dapat ikut mendukung kegiatan tersebut dan menjalin kerja sama yang baik dengan petugas Perhutani agar pelaksanaannya berjalan lancar,” ujar Wahyu.

Perhutani KPH Semarang melalui jajaran BKPH Kedungjati terus mendorong koordinasi dengan pesanggem dalam mempersiapkan kegiatan penanaman. Sinergi antara petugas Perhutani dan masyarakat diharapkan dapat mendukung kelancaran rencana penanaman balsa tahun 2027 sekaligus menjaga keberlanjutan pengelolaan hutan. (Smg/Noe)

Editor: Annisha

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *