Rehabilitasi Hutan Gunung Prau, Perhutani KPH Kedu Utara Tanam Ratusan Bibit Agroforestri

KEDU UTARA (22/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara mendukung sekaligus menghadiri kegiatan reboisasi dan penanaman bibit di kawasan hutan Gunung Prau Petak 6A-1, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kenjuran, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Candiroto, Desa Campurejo, Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung. Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan dan keberlanjutan fungsi hutan (21/06).

Kegiatan penanaman ini diikuti oleh berbagai unsur, di antaranya Program Pengabdian Kepada Organisasi (PPKO) Universitas Dian Nuswantoro, Perhutani, Pemerintah Desa Campurejo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basecamp Gerbang Alam, Babinsa Tretep, masyarakat Desa Campurejo, serta siswa-siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Dalam kegiatan tersebut dilakukan penanaman sebanyak 400 bibit yang terdiri atas 200 bibit kopi dan 200 bibit jambu. Penanaman dilaksanakan secara gotong royong sebagai upaya rehabilitasi lahan sekaligus mendukung peningkatan tutupan vegetasi di kawasan Gunung Prau yang memiliki fungsi penting sebagai daerah tangkapan air dan penyangga ekosistem.

Administratur KPH Kedu Utara melalui Kepala BKPH Candiroto, Joko Supriyono, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara dunia pendidikan, pemerintah, aparat keamanan, komunitas, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan.

“Perhutani menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan penanaman ini. Keterlibatan berbagai pihak menunjukkan bahwa pelestarian hutan merupakan tanggung jawab bersama. Perhutani berharap bibit yang ditanam dapat tumbuh dengan baik sehingga memberikan manfaat ekologis maupun ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberadaan tanaman kopi dan jambu tidak hanya berfungsi meningkatkan tutupan lahan, tetapi juga memiliki nilai produktif yang dapat mendukung pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan hutan.

Menurutnya, kegiatan reboisasi seperti ini merupakan bagian penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, mencegah erosi, serta mendukung konservasi sumber daya air. Perhutani juga terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak dalam upaya pelestarian hutan secara berkelanjutan.

Sementara itu, perwakilan panitia penyelenggara dari PPKO Universitas Dian Nuswantoro, Rade Immanuel Bagasta Manurung, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Perhutani dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mengajak generasi muda untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian alam. Semoga bibit yang ditanam hari ini dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat di masa mendatang,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan gotong royong. Selain menjadi sarana penghijauan, kegiatan ini juga menjadi media edukasi bagi pelajar dan masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian hutan serta membangun kesadaran kolektif dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

Melalui kolaborasi berbagai unsur tersebut, diharapkan upaya reboisasi di kawasan hutan Gunung Prau dapat terus berlanjut sehingga hutan tetap lestari, produktif, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi generasi sekarang maupun yang akan datang. (Kdu/Nurul)

Editor: Hening

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *