TELAWA (17/07/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Telawa menghadiri kegiatan Panen Raya Tebu Serentak Tahun 2026 yang diselenggarakan di lahan Edupark SMA Pradita Dirgantara Lanud Adi Soemarmo, Desa Ngesrep, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jumat (17/07). Kegiatan yang digelar TNI Angkatan Udara (TNI AU) Lanud Adi Soemarmo bersama Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung program swasembada gula.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Setukpa, Komandan Wingdik 400/Matukjur, Komandan Kodim 0724/Boyolali, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Boyolali, perwakilan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Bupati Boyolali, Bupati Karanganyar, Kejaksaan Negeri, Perhutani KPH Telawa dan KPH Surakarta, Ketua Dewan Pimpinan APTRI Boyolali, Karanganyar, dan Sragen, Koperasi Petani Tebu Rakyat (KPTR) Boyolali, Sragen, dan Karanganyar, serta jajaran pemerintah daerah dari Kabupaten Boyolali, Sragen, dan Karanganyar.
Pelaksanaan Panen Raya Tebu Serentak menjadi momentum penting yang menunjukkan keberhasilan kolaborasi antara TNI AU, pemerintah daerah, mitra kerja, dan masyarakat dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga membuktikan bahwa aset dan sumber daya yang dimiliki TNI AU dapat dikelola secara produktif serta memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat.
Melalui kerja sama antara Lanud Adi Soemarmo dan APTRI, program pembinaan petani tebu diarahkan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. Selain itu, kolaborasi tersebut juga bertujuan memperkuat sinergi sektor pertanian dengan TNI AU dalam mendukung pembangunan wilayah dan ketahanan pangan nasional.
Dalam sambutannya, Komandan Lanud Adi Soemarmo Marsekal Pertama TNI Henri Ahmad Badawi menyampaikan bahwa panen raya tebu serentak merupakan kegiatan berskala nasional yang dilaksanakan secara serentak oleh TNI AU di berbagai wilayah.
“Harapan kami ke depan masih banyak program yang harus dilaksanakan melalui kolaborasi dan sinergi bersama Forkopimda serta berbagai instansi terkait untuk mendukung program swasembada pangan, khususnya pada komoditas tebu,” ujarnya.
Sementara itu, Administratur/Kepala KPH Telawa Titus Aryanto menyampaikan apresiasi atas terjalinnya sinergi antara Perhutani, TNI AU, pemerintah daerah, kelompok tani, dan para pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan sektor pertanian.
“Kami siap bersinergi dengan TNI AU, pemerintah daerah, kelompok tani, dan seluruh pemangku kepentingan di wilayah Kabupaten Boyolali dan Sragen dalam mendukung berbagai kegiatan produktif yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan nasional,” ungkapnya.
Melalui kegiatan panen raya ini diharapkan penguatan sektor pangan dapat dilakukan secara terpadu, mulai dari peningkatan produksi, pendampingan kepada petani, hingga penguatan kemitraan antarlembaga, sehingga mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat.(TLW/W3P)
Editor: Hening
Copyright © 2026
















Leave a Reply